Rabu, 06 Februari 2013

Negara di Dunia dengan Harga Bensin Termurah

1. Venezuela
 

 

Venezuela dipimpin oleh presiden Hugo Chavez, seorang presiden yang cukup terkenal bagi mereka yang mengikuti politik internasional. Dengan paham sosialisme di negara ini, negara dapat mengambil alih perusahaan swasta dan dapat membantu rakyatnya untuk memiliki kehidupan yang lebih baik seperti menetapkan harga bensin yang murah. Dengan harga bensin per liter sebesar Rp. 445, tidak heran negara ini menjadi negara dengan harga bensin termurah di dunia.

2. Turkmenistan
Turkmenistan merupakan salah satu negara pecahan Uni Soviet. Negara ini memiliki cadangan gas alam terbesar kelima di dunia. Hal ini membuat harga bensin di negara ini hanya sebesar Rp. 712 per liter. Sedikit mengingatkan kita dengan harga bensin di negara ini sebelum terkena dampak krisis moneter.

3. Nigeria
Nigeria memiliki sumber minyak nomor 10 terbesar di dunia. Jadi wajar bila harga bensin di negara ini hanya sebesar Rp. 890 per liter.

4. Iran
Pada tingkat produksi saat ini, diperkirakan bahwa Iran masih akan terus memproduksi minyak selama 74 tahun ke depan. Jadi wajar jika di negara Mahmoud Ahmadinejad ini harga bensin hanya sebesar Rp. 979 per liter

5. Arab Saudi
Dengan kekayaan yang sangat besar yang didapat dari sektor minyak tidak heran jika negara ini mematok harga bensin hanya sebesar Rp. 1.068 per liter.

6. Kuwait
Kuwait adalah negara monarkhi yang kaya akan minyak di pesisir Teluk Persia. Di negara ini harga bensin hanya sebesar Rp. 1.869 per liter.

7. Qatar
Di negara dengan simpanan minyak diperkirakan sebesar 15 miliar barel (2,4 km³) ini, harga bensin di sana hanya sebesar Rp. 1.958 per liter. Cukup aneh mengingat Qatar sebenarnya merupakan negara terkaya nomor dua di dunia.

8. Bahrain
Bahrain adalah negara di kawasan teluk Persia berupa pulau kecil. Negara yang bertumpu pada sektor produksi minyak ini menjual bensin dengan harga hanya sebesar Rp. 2.403 per liter.

9. Mesir
Mesir merupakan salah satu negara penghasil minyak di Dunia. Di negara Afrika Timur Laut ini harga bensin hanya sebesar Rp. 2.848 per liter.

10. Uni Emirat Arab
Negara dengan Harga Bensin Termahal di Dunia
Uni Emirat Arab adalah negara penghasil minyak terbesar ketiga di kawasan teluk Persia. Di negara yang kaya akan minyak dan juga merupakan negara terkaya keempat di dunia ini harga bensin hanya sebesar Rp. 3.293 per liter.
Andai Indonesia kayak venezuela ? hahaha -_-

Jangan Duduk di Ranjang Pasien di Rumah Sakit

Saat menjenguk keluarga atau teman di rumah sakit, tak jarang orang akan duduk di ranjang pasien. Meski pasien tak keberatan dan mengizinkannya, sebaiknya Anda tidak melakukan hal tersebut. Mengapa demikian? 


"Jangan sekali-kali kalau jenguk pasien di rumah sakit Anda duduk di ranjangnya," tegas Dr Robert Imam Sutedja, Ketua Kompartemen Umum dan Humas Persi (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) dalam acara konferensi pers 'Simposium Ilmiah Teknologi Mutakhir sebagai Perlindungan dari Kuman', di Hotel Kempinski Jakarta, Kamis (10/1/2013). Menurut Dr Robert, rumah sakit adalah sarangnya penyakit. 

Duduk di ranjang pasien di rumah sakit sama artinya membuka peluang untuk tertular atau menularkan kuman penyakit. 
Meski penyakit pasien yang dijenguk tidaklah menular, namun kontak fisik jarak dekat dan bersentuhan langsung dengan peralatan di rumah sakit akan mempermudah transmisi kuman yang menyebabkan infeksi nosokomial, yakni infeksi yang terjadi akibat interaksi yang berlangsung di rumah sakit. 

 "Pertama nularin ke kita (pengunjung atau penjenguk) dan kedua membuat pasien tidak nyaman," tambah Dr Robert. Rumah sakit merupakan breeding ground atau tempat berkembang biaknya kuman. Penularan kuman terjadi melalui cara:
 1. Interaksi langsung maupun tidak langsung yang terjadi di rumah sakit, antara petugas medis kepada pasien, pasien satu kepada pasien lainnya, pasien kepada orang yang berkunjung.
 2. Penularan melalui udara, misalnya saat bersin, batuk dan berbicara. Kontak jarak dekat antara kurang dari 60 cm-1 m dapat mempermudah transmisi ini. 
 3. Penularan melalui inhalasi, di mana bakteri ukuran kurang dari 5 mm dapat bertahan hidup di udara dalam jangka waktu panjang dan berpindah dengan jarak yang jauh. Untuk mencegah infeksi nosokomial, pengunjung sebaiknya selalu memperhatikan kebersihan tangan. Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pencuci tangan berbasis alkohol sebelum masuk dan keluar rumah sakit. 
Selain itu, bila kondisi tubuh sedang tidak fit, misal sedang flu atau batuk, sebaiknya tidak mengunjungi rumah sakit untuk menjenguk keluarga atau teman. Tidak hanya akan menularkan penyakit ke orang lain, tapi daya tahan tubuh yang sedang tidak fit juga memungkinkan Anda tertular infeksi lain di rumah sakit.

 sumber: health.detik.com