Ada 5 cara yang bisa membantu kita menambah kemampuan mengingat. Semoga terapi berikut bisa membantu kalian.
1. Makanan untuk berpikir.
Demi menjaga ingatan tetap muda meski otak mulai menua, ilmuwan
menyarankan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti
blueberry, apel, pisang, sayuran berwarna hijau tua, bawang, dan
wortel.
Antioksidan merupakan molekul yang dengan mudah mengikat dan
menetralkan elektron yang disebut dengan "radikal bebas" yang
berkeliaran secara bebas di aliran darah. Radikal bebas ini bertambah
seiring usia dan bisa membunuh otak.
Yang kedua, sebagian besar otak terbuat dari lemak sehat, termasuk
yang paling penting adalah omega-3. Agar supaya otak bisa memperbaiki
dirinya sendiri dan menjadi neuron-neuron tersambung dengan benar,
kita harus memberikan makanan yang tepat buat otak. Nah, omega-3
ditemukan di banyak jenis ikan dan kacang-kacangan.
2. Kunyah permen karet.
Pada tahun 2002, penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa mengunyah
permen karet memberikan hasil yang lebih baik pada uji ingatan
jangka-panjang dan jangka pendek dibandingkan dengan mereka yang tidak
mengunyah apa-apa.
Para ilmuwan menduga, tindakan mengunyah permen karet akan
menghasilkan air liur yang meningkatkan denyut jantung; atau ia
mempengaruhi fungsi daerah otak yang diberi nama hippocampus yang
menyebabkan tubuh melepaskan insulin sebagai persiapan untuk
metabolisme makanan.
3. Permainan otak
Sebuah program yang disebut dengan Lumosity, dikembangkan dengan
bantuan ilmuwan saraf dan psikolog kognisi dari Standford University
dan University of California di San Francisco, secara khusus dirancang
untuk orang tua yang ingin memperbaiki ingatan, konsentrasi,
keterjagaan, dan bahkan mood mereka.
Tentu saja, selalu ada olahraga otak yang klasik dan murah meriah,
seperti Sudoku dan teka-teki silang yang bisa ditemukan di mana saja.
Latihan-latihan itu akan menggugah pengetahuan dan membantu
saraf-saraf di otak saling bersambungan.
4. Tidur.
Dalam skala penelitian di lab menggunakan tikus, saat tikus tidur, dua
area di otak – hippocampus dan medial prefrontal cortex, area yang
berkaitan dengan pengambilan ingatan dari masa lalu (baik di manusia
atau tikus) – berputar menayangkan kejadian-kejadian sepanjang hari
itu. Proses ini dipercaya sangat penting untuk mengonsolidasikan dan
merapikan file-file ingatan-ingatan baru yang terbentuk.
5. Berjalan kaki.
Penelitian menunjukkan bahwa pusat ingatan di otak yang disebut
hippocampus menyusut seiring usia. Namun penelitian pada tahun 2011
memberikan kabar bagus: orang dewasa yang beranjak tua yang rutin
melakukan jalan kaki dapat mempertahankan volume hippocampus.
Penelitian yang dipimpin oleh Arthur Kramer dari University of
Illinois-Urbana Champaign itu melibatkan 60 orang dewasa berusia 55
sampai 80 tahun. Mereka melakukan jalan kaki tiga kali seminggu
masing-masing selama 40 menit.
Aktivitas yang cukup untuk meningkatkan denyut jantung mereka. Peserta
lain sejumlah yang sama melakukan latihan pengencangan otot latihan
beban, yoga, dan peregangan, dalam intensitas yang sama.
Setelah setahun pengencangan, anterior hippocampus peserta hilang
sedikit di atas 1 persen dari volumenya, secara rata-rata. Sebaliknya,
setahun latihan aerobik membuat peningkatan sekitar 2 persen pada
volume anterior hippocampus, membalikkan penuaan alami hippocampus
selama sekitar dua tahun.
Ilmuwan percaya bahwa hal itu disebabkan oleh imbas latihan yang
menimbulkan stres ringan yang memicu produksi faktor pertumbuhan di
otak. Kemungkinan juga karena aliran darah yang lebih besar ke otak
sehingga semakin banyak nutrisi dan oksigen yang dihantarkannya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar